Lampung Timue(MediaLT) — Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) H.Abdul Kadir Karding Launching Desa Migaran Emas Lampung Timur di Gedung Olahraga Bumei Tuah Bepadan , komplek Islamic Center, Sukadana, Lampung Timur. (31/07/25)
Kedatangan Menteri PPMI di sambut langsung oleh Bupati Hj.Ela Siti Nuryamah, Ketua DPRD Lampung Timur Hj. Ridarotul Aliyah, beserta Forkopimda dan para pejabat di lingkup Pemkab setempat.

Kementerian PPMI adalah Kementerian yang baru dibentuk di masa presiden Prabowo berdasarkan Perpres tahun 2024 guna memberikan perlindungan kepada jutaan tenaga kerja Indonesia yanga ada di luar negeri.
“Kenapa harus dibentuk ada menteri yang khusus mengatur pekerjaan Indonesia yang ada di luar negeri yang jumlah terdaftar saja 5,2 juta bahkan yang tidak terdaftar atau non prosedural berangkat secara ilegal jumlahnya jutaan juga.Sementara prinsip bernegara melindungi segenap tumpah darah termasuk orang-orang yang merantau bekerja di luar negeri, yang tidak prosedural ini efeknya adalah mereka banyak mengalami kekerasan eksploitasi hak-hak pekerja, eksploitasi hak asasinya bahkan banyak yang diperdagangkan”, jelas Abdul Kadir di hadapan ratusan orang yang memenuhi stadion.
Lebih lanjut dia menyampaikan alasan dibentuknya desa migran emas untuk mengantisipasi hal tersebut.
“Salah satu dibentuknya Desa Migran Emas untuk memitigasi supaya tidak terjadi non prosedural terlalu banyak,di desa memastikan bahwa orang keluar masuk itu diketahui oleh desa dan orang yang akan bekerja ke luar negeri memahami informasi yang cukup terhadap bekerja di luar negeri dan termasuk bagaimana berangkat secara bermigrasi secara aman. Oleh karena itu kita berharap seluruh desa-desa migrain emas paling tidak punya Perdes soal perlindungan pekerja migran Indonesia”, tambahnya.

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Sementara bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyambut baik dengan lounching desa migran Emas di kabupaten “Bumei Tuwah Bepadan”
“Lampung Timur hari ini posisi buruh pengiriman buruh migran urutan ke-1 terbesar di provinsi Lampung dan ke-8 di seluruh Indonesia, untuk itu kami berharap dengan louncing Desa migran emas adalah langkah cerdas dan solutif. Acara ini mudah-mudahan kita bisa meletakkan pondasi bagi masa depan pekerja migran Indonesia yang lebih baik terutama untuk generasi muda di masa yang akan datang”, tutur Ela Nuryamah.
Pada momen tersebut Pemerintah Lampung Timur menyambut baik MOU antara Kementerian pekerja migran Indonesia dengan provinsi Lampung terkait dengan pendidikan advokasi di sekolah SMK ataupun SMA yang ada di provinsi Lampung dan berharap untuk masyarakat dan generasi muda mendapatkan pemahaman yang benar mengenai prosedur kerja di luar negeri secara aman dan juga legal. (Kms)