Menu

Dark Mode
Peserta Kongres PWI Disambut Antusias, Kehadiran Penuh Dewan Pers Jadi Energi Persatuan Melihat Dari Dekat Program – Program PHE OSES yang Bersentuhan Langsung ke Masyarakat Unsur Pimpinan Dewan Lamtim Terkesan Lebih Mementingkan Seremoni ke Wonosobo, Rapat Banmus DPRD Terpaksa Batal SMAN 1 Sekampung Udik Lounching Gerakan : One Page one day Lamtim dan Metro Teken MoU Dorong Stabilitas Ekonomi Daerah Kapolres Lampung Timur : Peran Wartawan dan Media Sangat Membantu Kepolisian

Berita

Prilaku Hubungan Sejenis dan Perselingkuhan Beberapa Tenaga Migran, ini Kata Menteri P2MI..!?

badge-check


					Prilaku Hubungan Sejenis dan Perselingkuhan Beberapa Tenaga Migran, ini Kata Menteri P2MI..!? Perbesar

Lampung Timur (MediaLT) — Adanya prilaku kurang terpuji dari sebagian pekerja Migran Indonesia Seperti Tawuran, Perselingkuhan hingga terindikasi adanya hubungan sejenis, menjadi preseden buruk di mata masyarakat.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) H.Abdul Kadir Karding menilai hal tersebut dinilai kurangnya pengetahuan dan norma – norma Agama yang tertanam.

Hal itu dia sampaikan Saat ditanya wartawan saat konfrensi Pers usai Louncing Desa Migran Emas (Edukasi, Maju, Aman, Sejahtera) di GOR Bumei Tuwah Bepadan) Lampung Timur.(31/08/25).

“Itulah pentingnya menanamkan nilai -nilai Budaya Indonesia dan norma -norma agama sebelum para pekerja Migran berangkat ke Luar negeri, Kita Juga terus memberikan edukasi kepada kepada mereka agar kedepan tak ada lagi cerita miris yang di lakukan oleh para pekerja Migran kita”, ujar Abdul Kadir.

Kementerian P2MI juga mengakui masih ada jutaan pekerja Migran yang non Prosudural sehingga tak terdaftar.

“Yang terdaftar ada 5,2 juta pekerja Migran sementara masih ada jutaan yang tidak terdaftar atau non prosedural berangkat secara ilegal yang efeknya mereka banyak mengalami kekerasan, eksploitasi hak-hak pekerja, eksploitasi hak asasinya bahkan banyak yang diperdagangkan”, tambahnya.

Salah satu antisipasi dengan dibentuknya Desa Migran Emas untuk memitigasi supaya tidak terjadi non prosedural terlalu banyak,yang mana desa memastikan bahwa orang keluar masuk itu diketahui oleh desa, orang yang akan bekerja ke luar negeri memahami informasi yang cukup dan berangkat secara bermigrasi secara aman.Desa-desa migrain emas paling tidak punya Perdes soal perlindungan pekerja migran Indonesia. (Kms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read More

Peserta Kongres PWI Disambut Antusias, Kehadiran Penuh Dewan Pers Jadi Energi Persatuan

28 Agustus 2025 - 17:17 WIB

Melihat Dari Dekat Program – Program PHE OSES yang Bersentuhan Langsung ke Masyarakat

28 Agustus 2025 - 17:08 WIB

Unsur Pimpinan Dewan Lamtim Terkesan Lebih Mementingkan Seremoni ke Wonosobo, Rapat Banmus DPRD Terpaksa Batal

25 Agustus 2025 - 18:13 WIB

SMAN 1 Sekampung Udik Lounching Gerakan : One Page one day

25 Agustus 2025 - 14:03 WIB

Lamtim dan Metro Teken MoU Dorong Stabilitas Ekonomi Daerah

21 Agustus 2025 - 17:27 WIB

Trending on Berita